IJTI Muria Raya terus gelorakan jurnalisme positif
Elshinta.com, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia ( IJTI ) Muria Raya. Dimana, jelang pemilu dengan situasi politik yang semakin memanas juga disikapi oleh para jurnalis untuk tetap independen dalam menyajikan berita.\r\n\r\n
Elshinta.com - Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia ( IJTI ) Muria Raya. Dimana, jelang pemilu dengan situasi politik yang semakin memanas juga disikapi oleh para jurnalis untuk tetap independen dalam menyajikan berita.
Ketua IJTI Korda Muria Raya Iwhan Miftakhudin mengatakan di usia perak 25 tahun sesuai dengan pesan IJTI pusat merupakan usia yang gairah untuk terus mengelorakan jurnalisme positif, profesionalitas jurnalis, independensi media dan kemerdekaan pers di tanah air.
"Kami harapkan semua rekan rekan jurnalis televisi di wilayah muria raya terus mengkampanyekan jurnalisme positif, menjadi jurnalis yang profesional dan independen dalam bertugas melakukan peliputan berita serta menjaga kemerdekaan pers," ujarnya, Rabu (9/8).
Menurutnya, para jurnalis Televisi dari beberapa kabupaten wilayah Pati Raya selama ini sudah menerapkan jurnalisme yang positif saat peliputan apalagi jelang pemilu seperti ini. "Kami akan memilah-milah berita mana yang mengandung unsur SARA atau hoaks untuk memberikan edukasi pada masyarakat", imbuh Iwhan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini.
Senada, Wakapolres Kudus Kompol Satya Adi Nugraha mengatakan di usia yang ke 25 semoga Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) bisa terus mengelorakan jurnalisme positif apalagi menyongsong datangnya tahun politik 2024 mendatang. Ia berharap sinergitas Kepolisian dan Ikatan jurnalis Televisi Indonesia ( IJTI) terus terjaga untuk menciptakan kondusifitas masyarakat kudus dan sekitarnya.
"Semoga di tahun politik ini kita bisa saling berkordinasi, saling kolaborasi untuk menciptakan kondusifitas masyarakat kudus dan sekitarnya", ujar Wakapolres usai memberikan kejutan tumpeng dan kue ultah untuk IJTI Muria Raya.